Sufisme di Inggris
Dua tahun lalu, Ruth Kelly, politisi dari partai buruh menghadiri peluncuran Sufi Moslem Council (SMC) di Gedung Parlemen. Organisasi ini diluncurkan pada tanggal 19 Juli 2006. Ia memuji prinsip inti dewan sufi yang menolak keras dan menyalahkan segala bentuk terorisme SMC menyusun misi yang jelas: menghadapi ekstrimisme dan menghindari segala bentuk politisasi Islam. “Fokus kita ialah kepada Muslim Inggris yang menganut sufisme” kata Haris Rafiq salah satu pendiri dewan. “Kita hanya terlibat dalam kegiatan dzikir,” ungkap Amjad Patt--salah satu dari imigran Muslim di Inggris asal India. “Islam ialah agama rahmat,dan mengijinkan adanya perbedaan didalamnya, termasuk sufisme,” imbuh Ali tegas. Tak ayal lagi, kritik saling serang itu menimbulkan perang dingin di antara sebagian penganut sufisme dan warga muslim lain, yang notebene sama-sama pemeluk Islam.
SMC adalah organisasi nirlaba, organisasi keagamaan non-pemerintah yang didedikasikan untuk bekerja untuk kepentingan Islam.Kelompok ini mengklaim mewakili umat Islam sufi Inggris. SMC juga menyatakan bahwa 80% dari 2 juta lebih penganut muslim di Inggris berasal dari tradisi Sufi. SMC berdiri dengan dukungan pemerintah dan kelompok-kelompok keagamamaan lainnya. SMC menyatakan bahwa hal itu berbeda dari kebanyakan kelompok-kelompok Islam Inggris. SMC sangat menghindari politik dan cenderung untuk melihat Muslim Inggris sebagai bagian dari masyarakat Inggris mainstream bukan terpisah.
Oleh: Nurul Huda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar